Kamis, 19 Mei 2011


 “CARA MERAKIT KOMPUTER”

        Merakit komputer adalah salah satu langkah yang oleh kebanyakan orang dianggap sulit saat kita membeli dan ingin menggunakan komputer. Dalam makalah ini akan KAMI jelaskan mengenai cara merakit komputer. Tahap—tahap dalam merakit komputer antara lain:

        A. PERSIAPAN

        Persiapan akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul karena kurangnya pengetahuan dan pengenalan hardware. Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:

        a. Penentuan Konfigurasi Komputer

        Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya seperti kartu grafis dan kartu suara serta memory RAM dan Harddisk.

        Faktor kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda. Bukalah buku manual motherboard anda untuk mengetahui komponen yang didukung olehnya.

        b. Persiapan Kompunen dan perlengkapan

        Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan Untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:

       

        Komponen komputer

• Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan

        sebagainya

        • Buku manual dan referensi dari komponen

        • Alat bantu berupa obeng pipih.

        • Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.

 

 

                                                                                              

                                                                                              

                                                                                              03


       Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit. Ini dikarenakan konfigurasi atau penataan komponen di tiap motherboard berbeda satu dengan yang lain. Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.

       c. Pengamanan

       Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:

       1. Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.

       2. Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.

       3. Menggunakan alas kaki saat melakukan perakitan.

       4. Putuskan segala koneksi listrik ke komponen pada saat perakitan dan pastikan tidak ada material yang memungkinkan terjadi korsleting saat anda akan menyalakan PC.

 

 04

 

 

Perakitan komputer

 

 Tahapan proses pada perakitan computer terdiri dari:

       1. Penyiapan motherboard

       Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

       2. Memasang Prosessor

       Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara

       memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket

       • Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard,

       umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.

       • Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.

       • Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki- kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.

       • Turunkan kembali tuas pengunci.


















                                                             05

 

JENIS SLOT

      Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga

      posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard

     

      Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak

     

      Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk

      ke lubang slot.

      contoh slot pada prosesor Pentium III

 

 

 

                                                                  06

 

 

                MEMASANG HEATSINK

            Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                               07

MEMASANG MODUL MEMORI

       Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.

       Jenis SIMM

      

       Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.

      

       Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot

 

       Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis

       mengunci modul.

       Jenis DIMM dan RIMM

       Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan

      

       Rebahkan kait pengunci pada ujung slot

      

       sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu

       masukkan modul ke slot.

      

       Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah

       tepat terpasang.

 

 

 

                                                                       08

Memasang Motherboard pada Casing

       Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara

       pemasangannya sebagai berikut:

       1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.

       2.

       Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi

       setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.

       3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.

       4.

       Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.

       5.

       Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan

       kunci dengan sekerup

 

 

 

  09

Memasang Power Supply

       Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum

       disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:

       Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah

       sekerup pengunci.

       Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.

 

.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                                  10

Memasang Kabel Motherboard dan Casing

       Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel

       I/O pada motherboard dan panel dengan casing.

       1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di

       motherboard

       2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada

       motherboard.

       3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada

       konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.

       4.

       Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port

       tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang

       port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang

       sekerup kembali.

       5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.

       6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.

 

 

 

 

 

 

 

                                                               11

Memasang Drive

       Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama

       sebagai berikut:

       1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)

       2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting

       jumper (sebagai master atau slave) pada drive.

       3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup

       penahan drive.

       4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard

       (konektor primary dipakai lebih dulu)

       5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.

       6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.

       7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk

       menghubungkan dua drive tambahan.

       8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard

       9. Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                                12

 Memasang Card Adapter

       Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:

 

 

 

 

 

    13

Penyelessaian Akhir

      Pasang penutup casing dengan menggeser

      sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.

      Pasang konektor monitor ke port video card.

      Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.

      Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau

      poert serial (tergantung jenis mouse).

      Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                              14

PENGUJIAN

       Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program

       setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:

       • Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari

       speaker.

       • Program POST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.

       • Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.

       Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.

       • Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.

       • Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                               15

PENANGANAN MASALAH

      Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan

      penanganannya antara lain:

      1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh

      switch atau kabel daya belum terhubung.

      2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card

      belum pas ke slot/

      3. LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan

      pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung

























                                                                                                                  16

Penutup:
Demikian Makalah perakitan komputer yang kami buat ,
Dan di harapkan bisa memberikan informasi seputar perakitan komputer.


Kamis, 05 Mei 2011

Lisa Andini (11110263) (andiniLisa.blogspot.com) (Lisha andini@yahoo.com)
Yesiani (11110403) (yesiani.blogspot.com) (yessy_yhanie92@yahoo.com)
Henty Setyo Alfia(1110230) (henty_arty.blogspot.com) (hentysetyo@yahoo.com)